Bersama Ustadz Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag
(28 Desember 2025 – Masjid Ar-Ridlo Blimbing)
Dengan izin Allah SWT, pada Ahad, 28 Desember, kami berkesempatan mengikuti kajian ba’da Subuh yang disampaikan oleh Ustadz Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag di Masjid Ar-Ridlo, Blimbing, Malang. Kajian ini menjadi salah satu agenda yang penuh manfaat, terutama bagi kami yang sedang melaksanakan KKM dan berusaha memperbaiki kualitas diri serta kedekatan kepada Allah SWT.
Sebagai bagian dari komitmen pembelajaran, kami menginap sejak Sabtu malam di ruang sekretariat masjid, agar dapat mengikuti kajian tanpa terlewat dan merasakan suasana ibadah dari awal Subuh berjamaah.
📖 Tema Kajian: Jauhi HP, Dekatkan Al-Qur’an
Pada kajian ini, Ustadz Kasuwi menyampaikan materi bertema:
“Jauhi HP, Dekatkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.”
Beliau mengingatkan bahwa gadget dan media sosial memiliki potensi besar menjadi sumber kelalaian, melemahkan fokus ibadah, bahkan menjauhkan hati dari Allah jika tidak dikendalikan dengan baik.
Ustadz menyampaikan pesan umum yang mengena:
-
Waktu yang Allah berikan tidak boleh habis untuk scrolling tanpa manfaat.
-
Al-Qur’an adalah pedoman yang akan menenangkan hati, bukan notifikasi yang datang dari layar ponsel.
-
HP itu alat, bukan teman hidup. Al-Qur’an-lah yang harus menjadi pendamping kehidupan seorang muslim.
Beliau mengajak kami untuk membuat batasan penggunaan HP:
-
Mematikan notifikasi saat ibadah
-
Mengurangi penggunaan sebelum tidur & setelah bangun tidur
-
Mengarahkan penggunaan HP untuk kebaikan seperti dakwah, membaca tafsir, atau menyimak kajian Sunnah
“Kalau harimu lebih banyak bersama HP daripada bersama Al-Qur’an, maka tanyakan pada dirimu: siapa yang sebenarnya kamu dekatkan?”
— Ustadz Prof. Dr. Kasuwi Saiban
Kalimat itu menjadi tamparan lembut bagi kami, terutama para mahasiswa yang sering kali terpaut pada layar lebih lama dibanding ayat.
🕌 Suasana Kajian
Kajian berlangsung dengan suasana tenang dan penuh kekhidmatan. Jamaah berdatangan sejak sebelum azan Subuh, dan setelah sholat berjamaah, kami duduk melingkar mendengarkan arahan beliau hingga matahari mulai naik.
Di sela penjelasan, ustadz juga memberikan contoh amalan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari:
-
Membaca 5–10 ayat setiap pagi
-
Menyisihkan waktu muroja’ah sebelum tidur
-
Membaca tafsir singkat untuk memahami makna, bukan hanya melafalkan
Hal-hal kecil yang insyaaAllah akan menjadi perubahan besar jika dilakukan konsisten.
🍽️ Sajian Setelah Kajian
Sebagai bentuk rasa syukur dan pelayanan untuk jamaah yang hadir, pihak masjid menyajikan kacang hijau hangat dan ketan untuk sarapan bersama. Sederhana namun penuh keberkahan. Kami menikmati hidangan tersebut sambil berbincang dengan jamaah dan takmir, mencoba membangun kedekatan dan memahami karakter masyarakat sekitar.
Momen ini tidak hanya mengisi perut, tetapi juga menghangatkan hati — seperti keluarga baru yang Allah pertemukan melalui Masjid Ar-Ridlo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar