-

Kajian Ba’da Subuh & Maghrib: “Hidup adalah Perubahan”

  

Kajian: “Hidup adalah perubahan”
Bersama Ustadz Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag

(4 Januari 2026 – Masjid Ar-Ridlo Blimbing)


Dengan memohon ridha dan pertolongan Allah SWT, kami kembali mengikuti kegiatan kajian ba’da Subuh dan ba’da Maghrib yang disampaikan oleh Ustadz Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag di Masjid Ar-Ridlo, Blimbing, Malang, pada Ahad, 5 Januari 2026.

Sebagai bentuk kesungguhan dalam menuntut ilmu dan menjaga kedisiplinan ibadah, kami dari KKM 03 menginap sejak Sabtu malam di ruang sekretariat Masjid Ar-Ridlo, agar dapat mengikuti rangkaian kajian dan sholat berjamaah secara penuh.


🕌 Suasana Kajian Ba’da Subuh

Kajian pertama dilaksanakan ba’da Sholat Subuh berjamaah. Jamaah hadir sejak dini hari, memenuhi shaf dengan penuh ketenangan. Setelah sholat, Ustadz Kasuwi menyampaikan kajian dengan tema:

“Hidup adalah Perubahan”

Beliau menekankan bahwa kehidupan manusia tidak pernah statis. Setiap hari adalah proses berubah—baik menuju kebaikan atau sebaliknya—tergantung bagaimana seseorang menyikapi waktu, ujian, dan hidayah dari Allah SWT.

Ustadz mengingatkan bahwa Islam hadir sebagai pedoman agar perubahan hidup selalu mengarah kepada ketaatan, bukan sekadar mengikuti arus zaman.


📖 Pesan Utama Kajian: Hidup adalah Proses Berubah

Dalam kajiannya, beliau menyampaikan bahwa perubahan adalah sunnatullah. Tidak ada manusia yang tetap, kecuali Allah SWT. Yang menjadi persoalan bukanlah perubahan itu sendiri, melainkan arah perubahan tersebut.

Beliau mengaitkan tema ini dengan hadis Rasulullah ﷺ:

“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang celaka.”
(HR. Al-Hakim)

Hadis ini menjadi pengingat kuat bahwa seorang muslim seharusnya terus memperbaiki diri, baik dalam ibadah, akhlak, maupun kontribusi sosial.

Ustadz juga menegaskan bahwa perubahan tidak harus besar, tetapi harus konsisten dan bernilai ketaatan, seperti:

  • Lebih tepat waktu dalam sholat

  • Lebih sering membaca Al-Qur’an

  • Mengurangi maksiat yang tersembunyi

  • Menjaga lisan dan adab dalam pergaulan


🌙 Kajian Ba’da Maghrib

Kajian kedua dilaksanakan ba’da Sholat Maghrib berjamaah. Pada sesi ini, Ustadz kembali menguatkan pesan bahwa perubahan sejati dimulai dari hati dan niat.

Beliau mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.”
(HR. Muslim)

Perubahan hidup tidak selalu terlihat dari luar, namun Allah menilai dari kesungguhan hati dan amal yang dilakukan.


🍽️ Sajian Kebersamaan

Setelah kajian selesai, pihak masjid menyajikan kacang hijau dan ketan bagi jamaah yang hadir. Sajian sederhana ini menjadi pelengkap kebersamaan, mempererat silaturahmi antara jamaah, takmir, remaja masjid, dan mahasiswa KKM.

Kami menikmati hidangan tersebut dengan penuh rasa syukur, sambil berbincang ringan dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Masjid Ar-Ridlo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Kajian Ba’da Subuh & Maghrib: “Hidup adalah Perubahan”

   Kajian: “Hidup adalah perubahan” Bersama Ustadz Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag (4 Januari 2026 – Masjid Ar-Ridlo Blimbing) Dengan memoh...